- Ciri - ciri berita Hoax :
Jika Anda menemukan berita dengan
ciri-ciri berikut, dapat dipastikan berita tersebut hoax. Ciri yang mencolok
antara lain:
- Tidak mengikuti kaidah 5W+1H, bahkan cenderung mengabaikannya.
- Terdapat kalimat: “Kirimkan ini ke setiap orang yang Anda kenal!” Semakin mendesak permintaannya, makin mencurigakan pesan tersebut.
- Cermati bahasanya yang terlalu berempati, begitu juga dengan penggunaan HURUF KAPITAL yang banyak dan kumpulan tanda seru (!!!!!!).
- Jika pesannya ingin memberikan informasi yang sangat penting, namun Anda belum pernah mendengar sebelumnya atau membacanya di media resmi.
- Tidak konsisten, bertentangan dengan akal sehat, dan klaim yang mencolok.
- Pesan yang di-forward berulang kali sebelum sampai ke Anda.
- Untuk meyakinkan agar beritanya dapat dipercaya dalam tulisan disebutkan sumber ‘resmi' namun tidak ada menyebutkan nama narasumber individu/ahliu, lembaga, instansi, atau rujukan lainnya yang memiliki otoritas.
- Tidak menggunakan bahasa baku, bila di Indonesia, tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Berikut contoh Berita Hoax :
1. Penampakan UFO di Blok M
Pada 16 Oktober 2009,
koran Warta Kota menurunkan headline tentang penampakan UFO di atas langit
apartemen Blok M, kemudian berita ini di kutip oleh Kompas.com. Benda yang
diduga piring terbang itu difoto secara tidak sengaja oleh seorang warga di
Jalan Pakubuwono VI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Namun tidak butuh lebih
dari 24 jam berita hoax itu pun terbongkar.
Foto itu terbukti
hasil rekayasa photoshop. Ufonesia, sebuah organisasi peneliti UFO di
Indonesia, mengatakan bahwa piring terbang pada foto tersebut adalah foto UFO
yang terpotret di Green Bay, Wisconcin pada Januari 2007. Foto itu kemudian di
crop dan digabung dengan foto sebuah gedung.
Pada 17 Oktober 2009,
di sebuah blog seseorang mengaku bahwa dia lah pembuat foto rekayasa itu. Dia
memberikan bukti tak terbantahkan, foto gedung apartemen (Taman Anggrek bukan
Pakubuwono) yang belum diphotoshop.
Ciri - ciri berita yang Benar mengandung
unsur seperti berikut:
unsur seperti berikut:
Where: Dimana peristiwa tersebut terjadi
When: Kapan peristiwa tersebut terjadi
Who: Siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut
Why: Mengapa hal tersebut bisa terjadi
How: Bagaimana peristiwa itu terjadi
2. Contoh Teks Berita tentang Kecelakaan
Berikut ini adalah contoh teks berita tentang peristiwa
kecelakaan kereta api yang terjadi baru-baru ini, selasa 15/12/2015 di Medan.
Keluar Jalur, Kereta Api Sri Lelawangsa Tabrak Tembok
Pembatas Rel
Empat rangkaian gerbong kereta jurusan Medan-Binjai keluar
dari jalur dan menabrak tembos pembatas rel di kawasan Jalan M.T Haryono kota
Medan, Selasa (15/12/2015) (What, Where, When)
Peristiwa ini membuat warga setempat panik, pasalnya
rangkaian kereta ini tiba-tiba memasuki jalur rel yang telah lama ditutup atau
tidak difungsikan lagi.
Cara pelaporan Berita Hoax Di Sosial media:
Pengguna
bisa melakukan screen capture disertai url link, kemudian mengirimkan data ke
aduankonten@mail.kominfo.go.id. Kiriman aduan segera diproses setelah melalui
verifikasi.
Kerahasiaan
pelapor dijamin dan aduan konten dapat dilihat di laman web
trustpositif.kominfo.go.id.
Laporan
database Trust+Positif sampai dengan 2016 mencatat konten negatif yang diblokir
sebesar 773.339. Masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan konten yang
tergolong konten negatif antara lain, pornografi, SARA, penipuan atau
perdagangan ilegal, narkoba, perjudian dan radikalisme.
Selain
itu, informasi yang diungkap akun Twitter Indonesia Baik @GPRindonesia juga
menyebut konten yang termasuk konten negatif seperti kekerasan, kekerasan anak,
malware dan phising serta pelanggaran kekayaan intelektual.
PESAN :
- Bacalah isi berita terlebih dahulu.
- Jangan mudah percaya dengan berita yang tersebar dengan cepat.
- Pastikan terlebih dahulu kebenaran berita tersebu.


0 Komentar untuk "Hoax or Real ?"