Bali Surfing

Welcome to My Blog

Atlet Surfing dari Indonesia

Dede Suryana (24). Keseriusan bermain selancar sejak berusia tujuh tahun hingga sekarang telah menjadikannya sebagai atlet selancar  profesional kebanggaan Indonesia. Prestasinya di dunia selancar tidak perlu diragukan lagi. Pemuda asal Cimaja, Palabuhanratu, Sukabumi, itu sempat mengalahkan Kelly Slater (juara dunia sembilan kali) pada kejuaraan Todd Chesser Memorial Contest tahun 2003 di Hawaii.
Prestasi pada usia remaja itu jugalah yang membuatnya menjadi atlet selancar ombak asal Indonesia yang paling terkenal di dunia internasional. Menjadi atlet terkenal seperti saat ini bukanlah tanpa usaha. Dede nyaris beberapa kali meregang nyawa saat gagal meluncur di atas ombak besar. "Saya nyaris meninggal karena jatuh (air-down) saat akan meluncur di atas ombak besar di Hawaii yang tingginya mencapai 8-10 meter. Syukur alhamdulillah, saya tidak tertimpa gulungan ombak. Kalau waktu itu tertimpa, mungkin saya tinggal riwayat saja," ujar Dede saat ditemui di sela-sela acara silaturahmi di Mal PVJ Bandung, pekan lalu. Kejadian itulah yang juga membuat Dede banyak dikenal para peselancar dunia. Badannya memang terbilang mungil untuk ukuran peselancar internasional. Namun, perpaduan keberanian yang besar dan sikap rendah hati yang melekat pada dirinya, menjadikan anak bungsu dari tujuh bersaudara itu menjadi salah seorang peselancar paling dikagumi di dunia internasional. Kekaguman para peselancar internasional pun membuatnya terpilih menjadi bintang film dokumenter "Mengejar Ombak", yang berkisah tentang perjalanan seorang peselancar hebat asal Cimaja






Dede Suryana SENSASI menyatu dengan alam saat menari di atas ombak lautan merupakan kesenangan yang dilakoni dan menjadi profesi tetap Dede Suryana (24). Keseriusan bermain selancar sejak berusia tujuh tahun hingga sekarang telah menjadikannya sebagai atlet selancar (sur/er) profesional kebanggaan Indonesia. Prestasinya di dunia selancar tidak perlu diragukan lagi. Pemuda asal Cimaja, Palabuhanratu, Sukabumi, itu sempat mengalahkan Kelly Slater (juara dunia sembilan kali) pada kejuaraan Todd Chesser Memorial Contest tahun 2003 di Hawaii. Prestasi pada usia remaja itu jugalah yang membuatnya menjadi atlet selancar ombak asal Indonesia yang paling terkenal di dunia internasional. Menjadi atlet terkenal seperti saat ini bukanlah tanpa usaha. Dede nyaris beberapa kali meregang nyawa saat gagal meluncur di atas ombak besar. "Saya nyaris meninggal karena jatuh (air-down) saat akan meluncur di atas ombak besar di Hawaii yang tingginya mencapai 8-10 meter. Syukur alhamdulillah, saya tidak tertimpa gulungan ombak. Kalau waktu itu tertimpa, mungkin saya tinggal riwayat saja," ujar Dede saat ditemui di sela-sela acara silaturahmi di Mal PVJ Bandung, pekan lalu. Kejadian itulah yang juga membuat Dede banyak dikenal para peselancar dunia. Badannya memang terbilang mungil untuk ukuran peselancar internasional. Namun, perpaduan keberanian yang besar dan sikap rendah hati yang melekat pada dirinya, menjadikan anak bungsu dari tujuh bersaudara itu menjadi salah seorang peselancar paling dikagumi di dunia internasional. Kekaguman para peselancar internasional pun membuatnya terpilih menjadi bintang film dokumenter "Mengejar Ombak", yang berkisah tentang perjalanan seorang peselancar hebat asal Cimaja

Today Deal $50 Off : https://goo.gl/efW8Ef
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Atlet Surfing dari Indonesia"